Sabtu, 31 Oktober 2015

Sweet Nine Patch

Malaaam quilters...

Alhamdulillah... bersyukur sekali project kali ini sudah selesai.. yiihhiieee... hip hip horraayy.. hip hiip horaayy.. ^^

Aiih.. selesai apa dulu nih.. !? Hehehhee.. baru juga topnya yang sudah jadi, hmmff masih ada beberapa tahap lagi untuk menuju sempurna..  Yeah, inilah project yang sedikit membutuhkan kesabaran.. (bagi saya lhoo.. >< ). Bagaimana tidak, memotong kain kecil-kecil lalu dijahit, fiuuh.. kebayang kan mamah Asti ngerjain Granny-nya.. jahit tangan lagi hohohooo bisa keriting nih tangan saya... Saluut mamah.. ^^


Kak Qilla bilang, "mo bikin kreta ya Nda.. kok panjang.."
Bukaan sayaaang.. ini mo bikin border.. kata saya. Lalu saya jelasin ke kakak, bla..bla..bla.. nti ditaruh disini nih, namun kurang panjang.. dan dijawab "Ooooohh.." hihihi..


Nah, setelah ukurannya sesuai.. lalu border dipasang, maka jadinya seperti ini.. taraaattt... inilah dia Sweet Nine Patch ala Q-La .. yuhuuhuuu.. ^^



Warnanya itu lho.. candy candy gimana gitu.. bikin penglihatan saya berbinar-binar.. Serius, kebayang kan.. jika desainnya bukan Nine Patch, melainkan Granny.. wiih, pasti makiin sukaa deh.. 

Aha! Granny tetap dalam daftar ya.. catat!!


Yup!! Siapa yang mau belajar patchwork ala Q-La, silahkan hubungi 081330687629, tersedia kit basic (6 blok) khusus pemula. Sibuk bekerja namun masih ingin belajar..?? Coba saja kit basic ala Q-La, bisa belajar patchwork tanpa harus datang ketempat kursus.. seru kan.. ^^

Kit dibuat jika ada yang pesan..

#SweetNinePatch
#BelajarPatchworkDirumah
#Lovepatchwork
#Candycolor
#Lovepatchwork

Minggu, 18 Oktober 2015

Hari Ulos Nasional

Hai.. hai semua.. apakabar.. ^^

Kemarin kami pergi ke Taman Mini Indonesia Indah.. disana kak Qilla ingin sekali naik kereta.. Nah saat kita menunggu kereta, saya melihat ada baliho besar bertuliskan Hari Ulos Nasional... Apakah itu?? Penasaran..!? Karena itulah, usai naik kereta kunjungan kami berikutnya adalah pergi kesana..


Yiippiii.. ini kesempatan saya untuk mengetahui apa itu Ulos.. Ya! Panitia Komunitas Peduli Sumatra Utara (KOPI SUMUT) sedang membuka acara ini, saat saya datang.. wiih hampir semua pengunjung menggunakan ulos lho.. 

ULOS dari bahasa asalnya berarti kain, yang dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatra Utara. Mangulosi adalah suatu kegiatan adat yang penting bagi orang batak seperti upacara pernikahan, kelahiran dan dukacita, dimana ulos menjadi bagian adat yang selalu diikutsertakan. Seperti inilah contoh beberapa ulos yang dipajang di rumah adat tersebut.


Tanggal 17 Oktober 2014, pemerintah provinsi Sumatra Utara telah menerima sertifikat tujuh warisan budaya tak benda dari UNESCO diantaranya ada Ulos (Batak Toba), Merdang Merdem (Karo), Marahoi (Melayu), Serampang Dua Belas (Melayu), Huda-huda (Simalungun) dan Omo Hada (Nias).

Dan mengapa Ulos disebut sebagai tak benda? Padahal ulos adalah benda.. Ini dikarenakan Ulos seperti halnya Batik, yang diambil adalah nilai kebudayaannya.. sesuatu yang penting untuk dilestarikan, yang mencakup seperti tehnik pembuatannya, penggunaan kain tersebut, dan lain sebagainya.. 

Waaw.. hari ini saya baru tahu lho, ada aturan dalam penggunaan Ulos.
1. Natoras tu ianakhon, Ulos hanya diberikan kepada kerabat seperti orang tua kepada anak.
2. Ragihotang, Ulos diberikan kepada hela ( menantu laki-laki).
3. Siabithonon, Ulos yang digunakan sebagai baju atau sarung.
4. Sihadanghononhon, Ulos yang diletakkan di bahu
5. Sitalitalihononhon, Ulos sebagai pengikat kepala.

Lihat, beberapa tamu maupun pengunjung yang mengikuti Tor-Tor semua menggunakan ulos yang diletakkan di bahu seperti Ulos Sirara, Ulos Sumbat, Ulos Bolean, Ulos Mangiring, dan lain sebagainya... Lalu yang dikenakan dibadan seperti Ulos Ragidup, Ulos Sibolang, Ulos Runjat, Ulos Jobit dan lainnya.



Inilah ibu Joyce, saat sesi wawancara dengan salah satu statiun televisi swasta.. 


Nah, disini Ir Joyce Mellisa Sitompul Manik juga menggelar fashion dengan menggunakan ulos, baik yang asli ditenun maupun yang dicetak mesin.. Karya yang cantik bukan..




Yup.. saya sedang membayangkan, ya apa jadinya jika ulos-ulos ini dijadikan patchwork ya.. hmm, pasti seru! Entah kapan.. mungkin suatu saat nanti.. ^^ Semoga ini menjadi inspirasi quilters lainnya dalam berkarya dan semoga kita bisa mewujudkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional..

Postingan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog #KainDanPerjalanan yang diselenggarakan Wego

Sabtu, 03 Oktober 2015

WS Bersama Sensei Masako

Malaam quilters...

Alhamdulillah.. hari ini saya berkesempatan untuk mengikuti patchwork & quilt workshop bersama sensei Masako Wakayama. Senaang rasanya.. ^^ ada ilmu baru yang diperoleh.. Naaah.. supaya quilters semakin bersemangat dalam berkarya, maka saya bagi foto-foto hari ini... 

Yiipiiee.. berhasil! Berhasil..!
Akhirnya bisa juga membuat stencil quilting patterns bag ala sensei Masako... Serius..!! Ternyata pegal lho megangin templatenya.. dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam mengerjakannya.. Ya..! Dan saya baru menyelesaikan 8 desain.. hihiihii lumayaan, masih ada 8 desain lagi pe-ernya.. ><

 


Tak terasa lho, sudah sore.. sebelum pulang foto karya sensei dulu ya.. Lihat! Wah wah waaaah.. bagaimana rasanya jadi anak sensei Masako ya.. pasti senang memandangi karya-karya beliau setiap hari.. nuansa biru sedikit ada merahnya adalah ciri-ciri karya beliau..



Ini nih, karya yang harus dipandangi, sedikit lebih lama.. Hihihii untuk menyerap energi positif, supaya tertular bisa membuat yang kereeen seperti ini... ckckck bagus ya!


Daaan.. inilah sertifikat saat mengikuti WS beliau, ada nama saya lho..!




Yup... sebelum bubaran, mari foto dulu bersama sensei dan para peserta WS hari ini.. Emm.. ada yang tahu saya dimana??!!




Foto bersama sensei Masako Wakayama dan bunda Asti.. ♡♡♡ cihuuy!


Yiihaa!! Lengkaplah sudah foto-foto untuk hari ini.. semoga bermanfaat, bisa membangkitkan semangat dalam berkarya. Seperti kata bunda Asti.. "semoga berkah, amin" ... 

Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada bu Dessy yang telah mengadakan workshop hari ini.. makasih sensei atas ilmunya.. bu Heni, makasih fotonya.. Mamaah, terima kasih atas peralatannya.. terima kasih atas kesempatannya ^^ Sukses untuk semuanya, amiin..

@Lovepatchwork
@Patchworkandquiltingcrafts
@WorkshopwithMasakoWakayama